Text
Descartes Saya Berpikir Maka Saya Ada
ené Descartes (1509-1650), ken bermasa banyak, sumbangannya di bidang Elsafat dan ilmu pengetahuan masih terasa hingga sekarang. Boleh jadi ia lebih terkenal dengan diktuinnya, Cogito, ergo sum Saya berpikir, karena itu saya ada. Sepotong kalimat bernalar ini merupakan landasan metafisikanya, yakni sebuah sistem pencarian filosofis yang dalam dan subtil, disusun pertama kali dalam Meditations on First Philosophy (1641). Dengan memadukan intuisi dan deduksi, Descartes menjabarkan dari prinsip cogito, pertama tentang eksistensi Tuhan dan kemudian tentang eksistensi dunia materiel.
Tetapi Descartes tidak bermaksud membiarkan metafisika itu terlepas dari karya ilmiahnya, yang mencakup pemeriksaan penting ke dalam fisika, matematika, fisiologi, dan optik.
Dalam buku ini Tom Sorell menampilkan Des- cartes terutama sebagai seorang penganjur dan praktikus pendekatan baru yang berlandaskan matematika terhadap fisika, serta seorang tokoh yang mengembangkan metafisika sebagai pen- dukung kegiatannya di bidang ilmiah.
Tom Sorell seorang pengajar filsafat pada Open University di Inggris. Ia juga penulis Hobbes (1986), buku lain dari Seri Empu Dunia.
| 23SR0493 | 925 | My Library | Sedang Dipinjam (Jatuh tempo pada2024-02-28) |
Tidak tersedia versi lain