Sekelompok anak muda yang merasa hampir tidak punya masa depan karena nyaris gagal dalam studi tiba-tiba seperti menemukan sesuatu yang dianggap bisa menyelamatkan kehidupan mereka: Bermain Judi.
Dalam cerpen-cerpennya ini, Puthut harus bergelut dengan imajinasi kolektif di mana keadilan telah dilumpuhkan.